Pahami 5 Jenis  Filter Air Sebelum Membeli

Pahami 5 Jenis  Filter Air Sebelum Membeli

Filter air memiliki banyak sekali manfaat untuk menunjang kehidupan dan membuat gaya hidup jadi sehat dan berkualitas. Apalagi saat ini ketersediaan air bersih terutama di kota-kota besar semakin sedikit.

Pembangunan gedung besar dan pabrik, membuat ketersediaan lahan penyerapan menjadi sangat terbatas. Belum lagi limbah pabrik dan rumah tangga yang masuk ke dalam tanah membuat air menjadi tercemar.

Ini bisa dilihat ketika air di rumah Anda jadi berbau dan berwarna keruh mulai dari warna coklat sampai kehitam-hitaman.  Kalau sudah sampai seperti ini maka solusinya adalah membeli produk filter air.Dengan alat ini maka segala keluhan mengenai kondisi air bisa terselesaikan.

Jenis –jenis Filter Air

Tapi sebelum Anda memutuskan membeli Filter Air Balikpapan, maka sangat disarankan untuk memahami jenis-jenis filter air yang tersedia di pasaran. Karena setiap jenis filter air memiliki fungsi dan hasil akhir yang berbeda-beda. Contohnya seperti kondisi perumahan tidak akan cocok menggunakan filter air untuk pabrik. Nah untuk lebih jelasnya, berikut beberapa jenis filter air tersebut:

1. Penjernih Air RO

Pertama adal filter air yang memiliki nama Penjernih Air RO (Reverse Osmosis). Ini merupakan sebuah filter air yang bekerja dengan cara menggunakan membran semipermeabel untuk melakukan penjernihan air. Anda bisa memilih filter air yang satu ini jika kondisi air di lingkungan memiliki karakter yang keras, kadar garamnya sangat tinggi, terkontaminasi bahan kimia dan lain-lain.

Dengan menggunakan jenis ini maka segala jenis partikel berbahaya di dalam air seperti timah, timbal, florida, klorin, nitrat, sulfat dan arsenik bisa disaring agar tidak ikut masuk ke dalam tubuh. Bakteri dan juga kuman serta virus juga akan mati ketika air sudah melewati filter ini.

2. Penjernih Air UV

Lalu ada juga filter air Balikpapan yang sering sekali ditemukan di depot-depot air isi ulang. Alat ini bernama Penjernih Air UV yang dalam proses penjernihan air menggunakan bantuan sinar ultraviolet. Dengan sinar tersebut maka berbagai jenis bakteri, virus dan juga kuman bisa dimatikan dengan maksimal dan menghindari timbulnya penyakit pada tubuh.

Ada beberapa kelebihan filter air jenis ini yaitu tidak akan mengubah rasa, menjaga kandungan alami di dalam air dan juga tidak menggunakan bahan kimia dalam proses penjernihan. Penggunaan Penjernih Air UV ini direkomendasikan untuk kawasan danau dan sungai dengan TDS yang rendah.

3. Penjernih Air UV

Filter air yang satu ini memiliki cara kerja dengan menggunakan serat fiber yang memiliki rongga dan dibentuk sedemikian rupa menjadi lapisan tipis dan rapat. Kemudian air akan melewati lapisan tersebut dan membuat segala zat berbahaya, bakteri, virus menjadi tersaring dengan baik.

Bagi Anda yang berada di lingkungan dengan tingkat kontaminasi zat kimia tinggi tidak disarankan menggunakan jenis ini. Karena tidak mampu menghilangkan zat kimia yang ada di dalam air.

4. Penjernih Air Karbon Aktif

Sesuai dengan namanya, filter air Balikpapan yang satu ini berbahan dasar serat karbon yang terdiri dari banyak benda. Ada batubara, batok kelapa, kayu dan lain-lain. Semua benda itu digabung dan akan membuat lapisan yang menyaring kotoran di dalam air.

Filter jenis ini cocok digunakan di daerah dengan tingkat kontaminasi menengah. Karena filter air ini bisa menghilangkan pestisida, logam berat, dan juga zat kimia.

5. Sediment Filter

Untuk jenis terakhir ini sebenarnya adalah alat tambahan agar hasil penyaringan pada jenis RO dan UV jadi lebih maksimal. Di dalam Sediment Filter ini ada endapan dari berbagai macam bahan dengan bentuk padat.

Setelah tahu beberapa jenis alat filter air Balikpapan di atas, tentu Anda sudah bisa menentukan mana yang cocok untuk kondisi rumah Anda. Karena setiap jenis memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>